time capsule
introduction
nisa/achin. roller-coaster nineteen. indonesian. your future prescription reader. part-time writer, pardon my posts.

facebook, path: An Nisa Nur Laila
twitter, instagram, snapchat: achinlaila
about.me/achinlaila for all social media's links


affiliates
firends with inspiration
mas ipan | mb fildzah | kunin | fitria | atusta | yuuki | nastiti | ichak | marlina | hani | rial | fitrah | dithun | aditya | paradisa | saddhana | next?

your whisper
comment and critics about the blog. don't forget your name. xoxo.


memories
2012-2013's posts are eye-scratching. beware yourself.



Layout by Steff
iemai inspired
Sabtu bersama Mikata | Feb 19, 2013

HAI! *muka cerah dan berkeringat*
Jadi, ceritanya hari Sabtu ini aku ada latihan BMG. Lagi. Every Saturday TTATT *sabar*. Ya biasa, belajar buat isshoni gitu. MUNGUD ISSHONI TANOSHIMIMASHOU!!!!!! \(*A*)/ *minum mirai ocha*. Kanji...... :""" *abaikan*.
Ya terus kan kita kami ternyata dikasih tes dan itu.................rifewo;ayg;avo9gueorigearig banget -..- Padahal udah bikin kerpekan keren di papan.... *lupa moto* Sumpah itu cool banget loo, kata Mbak Win sama Mbak Esti itu buat tes iq -//- *merasa tersindir*. Terus, terus, terus habis tes yang menguras kemampuan otak, kami pindah ke suatu tempat dimana seharusnya aku berada (re: kantin). Akhirnya, Mbak Intan kembali ceria (?) dan mengajari tentang japan district + landmark ditemani hujan deras di luar sana (?). Jam pelajaran pun molor satu setengah jam jadi sampe jam set5 wkwk. Terus habis mbak intan pulang, Mbak Win dan Mbak Esti pun menyusul pulang. Aku masih menunggu hujan rintik-rintiknya reda (?) bersama Vita dan Rian. Dan.....datanglah Mbak Farras menemani kami menunggu hujan yang ngajak kami (aku + Vita) mbalik lagi ke kantin. Yang mengejutkan, entah kenapa si Rian dengan santainya dan baiknya berkata 'ayo tak traktir'. *gelegarr!*


INI KEAJAIBAN DUNIA KE......KE BERAPAPUN TERSERAH!
Seorang Rian. Yang biasanya paling ngirit. Paling suka malak jajannya orang *meskipun yang nulis juga suka :p*. Paling gak suka kalo disuruh 'membelikan makanan untuk kawan-kawannya yang kelaparan'. KINI DIA NERAKTIR! How come..... ;-;. tapi gapapalah, sekali sekali sedekah ya :-))))). Ini muka bahagia karena modus.
Habis itu, kami curhat. Sebenernya Rian sih yang curhat. Tentang secuil kehidupannya, sebagai seorang anti-sosial yang bisa punya pacar. Sebagai seorang yang mencintai diam-diam dari jauh. Sebagai seorang yang selalu sendiri di dalam keramaian.
Tiba-tiba mbak Farras nimpali, "Lebih enak iku sendiri. Temenan e juga sama yang sama-sama sendiri. Rasanya lebih enak, lebih ngeh daripada sama yang nge-grup-an gitu. Juga gak pernah ngerasa sakit. Kalo temen yang dulunya sama kayak kita (re: sendiri juga) terus punya temen, yaudah kita cari aja yang sependeritaan lagi". "Aku lebih suka jalan sendiri. Kalo jalan kelompokan, pasti aku yang paling belakang. Terus pas aku hilang, gak ada yang sadar sampe besoknya ketemu lagi". Vita menambahkan, "Kon ngerti kan aku lek ndek kelas yoopo? Aku wes gak ngurus arek-arek ndek kelas, enakan yo dewe".
Aku jadi merasa salah. Mereka, yang dekat denganku, ternyata merasa seperti itu. Sendiri, berada di ujung dari sebuah lingkup pergaulan suatu tempat. Berpikir antara dianggap atau tidak. Berharap bisa keluar dari kehidupan yang membosankan, dan berkumpul dengan orang-orang yang senasib. Dan here they are, Mitreka Satata no Nihongo o Kurabu. Tempat (beberapa) anak yang merasa anti-sosial dan telah lelah berususan dengan socializer di lingkungannya. Dan disinilah mereka, menghabiskan sedikit waktunya yang bahagia, selain meringkuk di dalam kesendirian dan kesunyian yang dalam.

Sek, kok koyok e dadi ngelantur ngene se? -..- Bahwes, demi menegakkan kebenaran Mikata Nigoku (?). Yaa, pokoknya gitu wes. Sambil makan (hasil traktiran Rian), sambil sedikit-banyak curhat juga. Aku jadi tau gimana rasanya sendiri. Gimana 'rasa'nya yang dimaksud sama mbak Farras. Dan.......sedikit banyak aku merasakannya. Menjadi seorang Mikatanians sejati (?). Menjadi seorang yang anti-sosial dan terpuruk dalam kesendirian.

Btw, makan makan tadi diakhiri dengan gunting pita aku dan mbak Farras yang kabur meninggalkan Vita sendirian menyebrang jalan di sore hari setelah hujan, wq. Safe trip, Vita (?) ._.

All things bright and beautiful, see ya! \^^/

Labels: , ,




« older poststopnewer posts »